You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tingkat Kelulusan SMA Terendah, Jakarta Utara Ingin Perubahan
photo Doc - Beritajakarta.id

Jakut Bertekad Perbaiki Rangking Kelulusan UN

Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara bertekad dapat memperbaiki rangking nilai kelulusan Ujian Nasional (UN) tingkat DKI Jakarta. Upaya yang sudah dilakukan antara lain pembinaan intensif terhadap guru dan kepala sekolah.

Tahun lalu, dari enam wilayah, kita urutan kelima. Sedangkan rangking terbawah adalah Kepulauan Seribu

"Tahun lalu, dari enam wilayah, kita urutan keenam di bawah Kepulauan Seribu. Tahun ini kita upayakan naik peringkat," kata Mustafa Kemal, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Utara, usai memantau pelaksanaan UN di sejumlah SMA dan SMK, Senin (13/4).

Sejumlah sekolah yang ditinjau Mustafa antara lain, SMK 12, SMA 111, SMK 56, SMA 40 dan SMA Yappenda. Secara umum, pelaksanaan UN tahun ini lebih kondusif serta tidak terlalu menjadi beban siswa-siswi.

Listrik Jadi Kendala UN Online di Pulau Seribu

"Saya perhatikan para siswa menghadapi UN dengan bahagia. Tidak ada rasa beban. Wajahnya mereka cukup tenang. Karena nantinya masih ada rapat dewan guru yang akan mempertimbangkan perilaku dan ujian harian," papar Mustafa.

Dikatakan Mustafa, kualitas guru berperan besar sebagai penentu kelulusan siswa-siswinya. Selain faktor sarana, prasarana, kurikulum, sumber daya manusia dan orangtua.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5035 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1803 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1751 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1535 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1522 personAnita Karyati